Krisis politik di Yaman kini mulai memasuki wilayah perairan. Hal ini disebabkan Kapal Iran yang akan memasuki wilayah Perairan Yaman.
Kapal perang milik Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) kini tengah bersiap untuk mencegat Kapal Iran masuk ke wilayah Perairan Yaman, mereka beralasan Kapal Iran membawa peralatan militer untuk membantu Kelompok Houthi.
Seperti dilansir Nasdaq, Rabu (20/5/2015), AS saat ini sudah menempatkan 14 kapal perang di sekitar Peraiaran Yaman dan akan terus mengamati setiap pergerakan kapal di wilayah tersebut.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meminta Iran untuk tidak mengirimkan bantuan langsung ke Yaman. Pasalnya pengiriman tersebut semakin meningkatkan ketegangan di wilayah Yaman. PBB telah menyarankan Iran agar mengirimkan kapal ke Djibouti, kemudian Kapal PBB akan mengangkut bantuan dari Iran ke Yaman.
Namun, Pemerintah Iran nampaknya tidak memperhatikan saran dari PBB. Pemerintah Iran bersikeras jika kapalnya hanya berisikan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Yaman yang menderita akibat serangan udara Arab Saudi.
Pemerintah Iran mengirimkan kapal yang berisikan 2.500 ton bantuan kemanusiaan bagi Yaman. Kapal Iran diperkirakan akan berlabuh di Yaman pada Kamis 21 Mei dan akan tiba di Kota Hodeida.
0 komentar:
Posting Komentar