Seorang pria China berusaha menyimpan jenazah istrinya di rumah. Pasalnya, dia tidak bisa berpisah dengan sang istri tercinta.
Pria tersebut bernama Jiang Maode. Dia sudah menyimpan jenazah istrinya, Yang Huiging, selama lima bulan dan tetap berbicara kepadanya setiap hari.
Anaknya berkeinginan untuk bisa mengkremasi sang ibu pada Hari Natal. Namun, Maode tidak mau melakukan itu. Pria 53 tahun tersebut ingin berada di samping istrinya sepanjang hidup.
Kepolisian meminta kepada pihak keamanan lokal, Tian Yuan, untuk menyelidiki permasalahan ini. Sebab, hukum di China memperbolehkan seseorang menyimpan jenazah paling lama lima hari.
“Beberapa hari sebelum dia meninggal, saya berjanji akan menjaganya di rumah kami,” ungkap Maode yang membakar dupa setiap hari di rumahnya, seperti diberitakan IB Times, Kamis (21/5/2015).
Huiging meninggal karena penyakit leukemia yang diderita pada Desember 2014 setelah didiagnosis pada Juli 2014. Maode mengatakan, dia hanya memenuhi permintaan terakhir sang istri.
“Dia meminta kepada saya untuk membawa pulang ke rumah. Dia tidak mau meninggalkan saya, dan saya tidak mau dipisahkan darinya. Saya berjanji akan menyimpannya di rumah setelah dia meninggal dan ketika mendengar ini dia bahagia,” kata Maode.
“Ketika saya pulang ke rumah, saya sering berbicara dengan jenazah istri selama beberapa jam. Saya berbicara mengenai semua yang pernah terjadi bersamanya,” sambungnya.
0 komentar:
Posting Komentar